PASAR LIVE
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%
IHSG 6.147,86 ▼ -1,51%
USD/IDR Rp 16.350 ▲ +0,10%
EUR/IDR Rp 17.820 ▲ +0,08%
EMAS (XAU) $4.178,30 ▼ -3,31%
BRENT OIL $98,86 ▲ +1,46%
BI-RATE 6,00% ▬ Tetap
S&P 500 7.701,86 ▼ -0,54%
NIKKEI 225 65.877,62 ▼ -0,73%
BATU BARA $136,50 ▲ +0,80%
BITCOIN $83.450 ▼ -1,87%
SUB-KANAL RESMI Kanal Opini

Kolom Analisis Pakar

Esai kritis akademisi, ekonom & pakar hukum

TELAAH EKSEKUTIF REDAKSI
Sintesis Otomatis • 16 Liputan Terverifikasi

Poin strategis dan dinamika kebijakan terkini pada sub-kanal Kolom Analisis Pakar:

  • › Kementerian LHK bersama periset BRIN mengumumkan keberhasilan revegetasi ekologis seluas 5.000 hektare di lanskap bekas kebakaran Pulau Padang, Riau.
  • › Tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate) bibit pohon endemik Shorea balangeran dan Dyera polyphylla melampaui 88 persen.
  • › Struktur tanah gambut arang yang semula rusak parah berhasil memadat dan ditumbuhi lumut serta paku-pakuan penyerap kelembapan alami.
|Opini· 4 mnt

KLHK dan BRIN Catat Keberhasilan Revegetasi Alami 5.000 Hektare Bekas Karhutla Pulau Padang

Penanaman bibit pohon endemik belangeran dan jelutung rawa berhasil menghijaukan kembali kubah gambut hangus menjadi habitat satwa liar yang pulih.

LIPUTAN TERKAIT KOLOM ANALISIS PAKAR